Menu

Mode Gelap
Peringatan Hari Film Nasional ke-74 Tuai Sambutan Positif Masyarakat Kemendikbudristek: Pramuka Tetap Menjadi Ekstrakurikuler yang Wajib Disediakan Sekolah Memperingati Hari Film Nasional Tahun 2024, Kemendikbudristek Perkuat Ekosistem Perfilman Indonesia Kemendikbudristek Semarakan Peringatan Hari Film Nasional Tahun 2024 Balai Media Kebudayaan Ajak Sineas Indonesia Ikuti Open Call Program Indonesiana.TV

Pemerintah Pusat · 4 Apr 2023 WIB

Presiden Resmi Lantik Kepala BNPT RI Komjen Pol. Rycko Amelza Dahniel


 Presiden Jokowi lantik Kepala BNPT Komjen Rycko Amelza, di Istana Negara, Jakarta, Senin (03/04/2023). (Foto: Humas Setkab/Agung) Perbesar

Presiden Jokowi lantik Kepala BNPT Komjen Rycko Amelza, di Istana Negara, Jakarta, Senin (03/04/2023). (Foto: Humas Setkab/Agung)

RUBBIKMEDIA.COM, Jakarta – Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo resmi melantik Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) Komjen Pol. Prof. Dr. H. Rycko Amelza Dahniel, M.Si. di Istana Negara pada hari Senin (3/4).

Komjen Rycko Amelza Dahniel menggantikan Komjen Pol. (Purn) Dr. Boy Rafli Amar, M.H. yang telah memasuki masa purnabakti .

Pelantikan Kepala BNPT diawali dengan pembacaan Keputusan Presiden Nomor 51/TPA Tahun 2022 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Utama di Lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme.

Rycko mengatakan upaya pencegahan terorisme akan bekerja sama dengan mitra di dalam dan di luar negeri. Selain itu, pencegahan berbasis soft-approach juga dilakukan melalui pendekatan edukasi dan kesejahteraan.

“Kita akan melakukan kerja sama baik di dalam negeri maupun di luar negeri terutamanya dengan mengedepankan upaya-upaya pencegahan, pencegahan dengan menggunakan sentuhan dari pada hati, pencegahan yang lebih mengedepankan upaya-upaya dalam bidang edukasi pendidikan dan kesejahteraan,” kata Rycko.

Pendekatan lunak ini juga digunakan dalam mengoptimalkan upaya deradikalisasi. Rycko mengatakan penegakan hukum merupakan ultimum remedium, sehingga pendekatan lunak menjadi strategi utama dalam mencegah terorisme.

“Bapak Presiden tadi berpesan kepada saya untuk melakukan optimalisasi kegiatan deradikalisasi terutama kepada saudara-saudara kita yang pernah tersesat dan terlibat dalam masalah hukum dengan kasus-kasus radikalisme dan terorisme, kita tentunya akan menggunakan berbagai upaya, pendekatan secara preemtif, secara persuasif, preventive is better than cure, prevention first, the law enforcement only the ultimum remedium strategy,” ungkapnya.

Sebelum dilantik sebagai Kepala BNPT, Rycko menjabat sebagai Kepala Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri.

Kiprahnya dalam penanggulangan terorisme sudah tidak diragukan lagi. Lulusan terbaik Akpol 1988 ini mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa usai ikut melumpuhkan gembong teroris Dr. Azhari di Batu, Jawa Timur pada tahun 2005 silam.

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Sajikan Tayangan Budaya, Indonesiana.TV Raih Penghargaan CNN Indonesia Award 2024

16 Mei 2024 - 10:15 WIB

Kemendikbudristek Apresiasi Penggarapan Film Biopik Ki Hadjar Dewantara

6 Mei 2024 - 22:44 WIB

Persiapan Telah Matang, Kemendikbudristek Siap Suguhkan Konser Musikal ‘Memeluk Mimpi- Mimpi’

22 April 2024 - 11:44 WIB

Peringatan Hari Film Nasional ke-74 Tuai Sambutan Positif Masyarakat

4 April 2024 - 17:10 WIB

Kemendikbudristek: Pramuka Tetap Menjadi Ekstrakurikuler yang Wajib Disediakan Sekolah

1 April 2024 - 14:48 WIB

Memperingati Hari Film Nasional Tahun 2024, Kemendikbudristek Perkuat Ekosistem Perfilman Indonesia

30 Maret 2024 - 22:00 WIB

Trending di Kebudayaan